Showing posts with label waktu. Show all posts
Showing posts with label waktu. Show all posts

Sunday, November 2, 2014

Jadi Gini

"Chie, gue tiba-tiba ditelpon orang rumah terus disuruh gini gini gitu gitu, jadi ga jadi ketemuan sore ini, maaf ya."
"Oh, gitu. Oke."
*klik*
Telepon langsung saya tutup begitu dia selesai ngomong. Saya lagi ga pengen banyak tanya. Alih-alih hemat tenaga. Dua mingguan ini kondisi tubuh lagi ga enak. Mungkin efek pms.

Dan biasanya saya bakal baik-baik aja dengan pembatalan sepihak itu. Seperti yang udah-udah. Bedanya kali ini, kok ya rasanya pengen garuk-garuk tanah.

Saya diem. Nginget-nginget apa pernah saya sengeselin itu. Uda janji sama seseorang, saya yang 'maksa' buat ketemu, trus tiba-tiba batalin untuk hal lain yang saya tau saya bisa nolak.

Semoga ga yah.

Karena saya ga pernah tau, dibalik janji yang saya buat, mungkin dia udah mengorbankan sesuatu.

Tuesday, December 20, 2011

Sunday, December 14, 2008

Waktu yang tepat = Semester ini!

"Gw pengen cepet cepet lulus", celetuk si B, temen gw.

"Gw juga pengen lulus. Kita semua pengen lulus", gw berujar.

"Lulus tuh ga perlu tepat waktu!", potong si E, temen gw yang satu lagi.

"Tapi harus tepat pada waktunya", si E meneruskan kalimatnya.

Gw percaya ko, segala sesuatu akan indah tepat pada waktunya.

Tapi kapan waktu yang tepat? Bagaimana gw bisa tau itu waktu yang tepat buat gw?

Untuk hal ini, gw ga mau hanya menunggu. Menunggu waktu yang gw ga tau kapan akan tepat buat gw tanpa berbuat apapun.

Gw mau menjadikan waktu ini, tahun ini, bulan ini, hari ini, jam ini, menit ini, detik ini jadi tepat buat gw.

Tuhan, bantu aku yah.

Terima kasih.

Tuesday, November 25, 2008

Menulis sambil mengingat.. ;p

Siapa suka menulis??

Tunjuk tangan!!!!

Okeh. Jangan tinggi tinggi. Nanti gw dehidrasi. Sekarang boleh turunin tangannya.

Mau ngapain c chie nanya nanya kaya gitu?

Mau tau jawabannya? Saksikan gw terus di SINI, hihihihi. Promosi di blog sendiri. Gapapa. Ga bayar ini. :p

***

Gw lagi keabisan kata kata. Semua terkuras pada tugas akhir itu. Begadang ampe pagi menjadi hal yang amat sangat biasa buat gw. Ini bukan keluhan. I do i really love doing my skripsi. Dari mulai gw merasa salah ambil judul, sampai sekarang gw merasa sangat sayang dengan skripsi gw. Gw sangat ingin menyelesaikan skripsi ini. Bukan hanya dalam waktu yang cepat tapi juga dengan hasil yang memuaskan.

Tapi gw punya penyakit yang ga bisa ubah. Honestly, bukan ga bisa sih, tapi ga mau gw ubah. Gw senang bekerja dalam tekanan. Maksud gw, bukan sambil di teken teken gitu gw nya. Tapi gw senang bekerja menjelang deadline. Otak gw bekerja dengan cepat dan lancar ketika sedang berada dalam tekanan. Kebiasaan yang ga bagus. Gimana yah cara ngilangin kebiasaan itu?

MENGINGAT TUJUAN AWAL.

Itukah yang harus gw lakukan??

Tapi, waktu terus berjalan. Batas waktu hampir habis. Ga da waktu untuk mengingat.

Terus berjalan Chie, jangan berhenti atau menoleh ke belakang. Di depan sudah ada yang menantimu.

Apaan??


ps:
Kawan, jangan menyerah yah!
Sedikit lagi!
SEMANGADDDDDDD!!!!!

Thursday, November 6, 2008

Lagi sibuk ga?

Seberapa sering lo mengaku sibuk??

Dulu.. gw pernah beberapa kali mengaku sibuk. Sibuk memang karena gw harus melakukan sesuatu yang menghabiskan banyak waktu. Atau mengaku sibuk hanya untuk menghindari sesuatu yang ga pengen gw temui atau ga pengen gw lakukan. Tapi setelah membaca INI, gw mulai berhati hati untuk mengaku sibuk sama seseorang.

Setiap orang punya kegiatan yang berbeda. Gw mengerti itu. Ada yang menghabiskan waktunya hanya dengan sekolah atau kuliah. Ada juga yang sambil bekerja, berorganisasi, atau sekedar melakukan hobi.

Gw memang belum bekerja. Gw juga tidak sedang mengikuti organisasi tertentu. Paling gw hanya melakukan hobi gw disela sela waktu yang gw punya. Walopun begitu, gw pernah berada dalam posisi 24-jam-sepertinya-kurang. Gw pernah berada dalam posisi gw-ga-punya-waktu-buat-lo [baca: temen gw, sahabat gw].

Tapi pernah ga lo mikirin perasaan temen lo, waktu mereka minta lo angkat telepon hanya untuk sekedar berbagi cerita, dan lo dengan mudahnya mengaku sibuk? Mengaku tidak punya waktu untuk dia. Mengaku tidak tau kapan akan sempat bertemu dengannya.

Sedih. Kecewa. Iyah. Itu yang gw rasain. Mungkin gw egois. Mungkin gw ga sensitif. Mungkin gw ga mau mengerti. Sebutlah apapun yang lo mau katakan tentang gw.

Mungkin diluar gw terlihat biasa. Gw dengan gampangnya pun berkata, "oo.. Ga bisa? Yaudah.. Gapapa". Hal yang biasa bukan dalam kehidupan perkotaan jika seseorang mengaku sibuk. Tapi disisi lain, ini membuat gw sedih.

Ketika pada suatu hari gw menelepon temen temen gw dan ga da satupun dari mereka yang angkat telepon gw. Ketika gw sms mereka dan mereka hanya bilang, "maaf ci, gw ga bisa, gw lg banyak kerjaan". Ketika gw sapa dan mereka hanya bilang, "eh gw musti buru buru balik k kantor niy". Ketika gw YM-an dengan mereka dan mereka hanya bilang, "gw ga tau kapan sempet ketemu lo, ini aja kerjaan gw masih numpuk".

Mungkin hanya gw yang ga punya kerjaan. Mungkin hanya gw yang punya banyak waktu. Mungkin mereka harus jadi pengangguran dulu biar gw bisa ketemu mereka. Mungkin kalau gw berada di posisi mereka pun gw akan melakukan hal yang sama. Secara tidak sadar. Gw harus mencoba mengerti, walopun gw ga mau mengerti. Gw harus tetep berpikir positif, biar gw ga cepet tua. Hahaha.

Tapi apa iya sebegitu sibuknya?

Humm.. Sulit diterima oleh akal gw kalo mereka segitu-sibuknya-ampe-ga-punya-waktu.

Apa c yang kalian cari?

Harta?
Tahta?
Kepuasan?
Kesempatan?

Mungkin ini bagian dari pemenuhan tanggung jawab mereka sebagai pekerja. Yaya. Lagi lagi gw mencoba mengerti itu. Kesempatan memang harus dicari. Tidak datang begitu saja. Begitu juga dengan waktu. Waktu harus dibagi. Bukan dibiarkan berjalan sendiri. Biar kita, dan gw khususnya, ga gampang mengaku sibuk.

Humm.. Mungkin gw ga bisa bertemu kalian hari ini. Tapi besok bisa yaa?? Semoga gw masih punya kesempatan dan masih punya banyak waktu untuk kalian..

Sampai bertemu.. :))

Thursday, October 30, 2008

Perjalanan waktu

Waktu..

Aku hanya terpekur mendengar kata itu terus terngiang ngiang di dalam kepala.

Apa yg salah dengan waktu?

Tidak ada. Waktu hanya melakukan tugasnya dengan baik. Menyapu semua kenangan. Membawa serta dendam yg tak kunjung padam.

Sebegitu hebatnya kah waktu?

Tidak juga. Waktu kadang bisa menjadi bumerang bagi dia. Dia yang tak bisa menggunakan waktu dengan baik.

Lalu siapakah dia?

Banyak manusia mengatasnamakan waktu. Waktu yg akan menghilangkan sedihnya. Waktu yg akan melupakan dirinya. Waktu yg akan menyembuhkan lukanya. Waktu yg akan menjawab semua persoalan manusia.

Apakah waktu tidak merasa lelah?

Tentu. Waktu juga punya batas. Waktu punya limit. Waktu punya amarah.

Lalu?

Waktu tak bisa berjalan sendirian. Waktu begitu rapuh. Waktu butuh penopang.

Siapa?

Kamu!

Kenapa aku?

Karena kamu waktu bisa bertahan. Karena kamu waktu bisa berjalan. Karena kamu waktu sanggup menahan.

Apa yg harus aku lakukan bersama waktu?

Beri waktu harapan. Beri waktu kesempatan. Beri waktu ketulusan. Beri waktu pengorbanan. Berjalanlah bersamanya.

Waktu butuh kamu!

Aku?

Iya..

Waktu butuh kamu..

Berjalanlah beriringan bersamanya

Temani waktu..