![]() |
| (c) image |
Showing posts with label hidup. Show all posts
Showing posts with label hidup. Show all posts
Monday, November 25, 2013
No Title
Sunday, September 8, 2013
Tentang Tujuan
Tujuan hidup bukanlah tentang diri sendiri. Tapi tentang apa yang dapat kita berikan pada banyak orang agar kita bisa merasa berarti.
Saturday, August 31, 2013
Melepaskan & Dilepaskan
Kamu,
Pilih mana?
Melepaskan.
atau
Dilepaskan.
Melepaskan bukan hanya ditujukan untuk seseorang.
Melepas pasangan yang sudah tidak mencintai kita lagi.
Melepas sahabat untuk berbagi cerita dengan sahabat yang lain.
Melepas rekan kerja untuk meraih impian di tempat yang lain.
Melepas keluarga untuk menuju alam yang lain.
Melepaskan bisa jadi ditujukan untuk sesuatu.
Melepas hal yang tidak menyenangkan di kehidupan.
Melepas pekerjaan yang sudah digeluti sejak lama.
Melepas benda yang kita suka untuk dimiliki orang lain.
Melepaskan kenyamanan yang kita miliki hingga detik ini.
Adakalanya kita harus tahu kapan waktu untuk berhenti.
Bukan karena kita sudah menyerah.
Namun karena kita sadar.
Bahwa bila tidak melepaskan kita ga akan bahagia
Atau justu bila dilepaskan kita akan lebih bahagia.
Melepas pekerjaan.
Melepas persahabatan.
Melepas cinta.
Melepas apapun itu.
Hanya salah satu step dalam hidup.
Beranikah kamu melaluinya?
Thursday, December 6, 2012
Hidup kamu dimulai dari mana?
Abi : Hidup saya dimulai ketika ibu saya melambaikan tangan melepas kepergian saya. Kalo kamu?
Indah : Umm.. Ga tau.
Abi : Katanya kamu selalu punya target
Indah : Hubungannya dengan pertanyaan kamu apa?
Abi : Gimana mau mencapai tujuan kalo kamu ga tau kapan mulainya
Begitulah kira-kira sepenggal percakapan antara Abi (Rio Dewanto) dan Indah (Atiqah Hasiholan) dalam film terbaru mereka yang dirilis 29 November lalu, Hello Goodbye. Abi yang mementingkan sebuah perjalanan dan berusaha menikmati setiap tahapan dalam hidupnya tanpa pernah tau akan berakhir dimana, sedangkan Indah selalu mempunyai tujuan namun lupa caranya menikmati perjalanan untuk mencapai tujuan.
Film yang sederhana, tidak banyak bicara, dan berhasil membuat ia ingat setiap detail ceritanya. Begitulah ia mengingatnya. Selain mengupas sisi romantic dari Abi dan Indah, film ini memberikan satu pertanyaan yang sampai saat ini masih membekas di ingatannya.
Hidup kamu dimulai dari mana?
Hidupnya dimulai ketika ia terbangun di suatu pagi dan tidak lagi menemukan Ayah dan Kakaknya berada di sini. Di tempat yang awalnya ia anggap hanya mimpi. Ternyata, ia hanya perlu berdiri dan sedikit menertawakan diri sendiri. Dua belas tahun sudah sejak hidupnya dimulai. Pada titik ini, seperti anak usia dua belas tahun, ia baru saja akan melewati ujian tingkat dasar. Setelah ini, tentu hidup ga akan jadi lebih mudah baginya. Masih banyak ujian yang harus ia hadapi.
Kini.. Ia merasa seperti dekat dengan tokoh Abi.
Menikmati setiap langkah yang ia pilih dan ikut kemana Dia membawanya pergi.
Hanya satu yang pasti.. mati.
Tuesday, October 12, 2010
Just take it or leave it, thats life!
Hidup adalah pilihan. Yang setuju angkat jempol!
Terkadang saya terlalu fokus sama satu hal. Itu. Itu. Dan itu lagi. Seneng gitu rasanya ngulik-ngulik hal yang saya suka sampe dalem. Ga da yang salah dengan fokus sebenernya. Saya juga ga menyalahkan kenapa dia ada disana, mandek dipikiran saya. Cuman kadang terlalu fokus sama satu hal, apalagi yang ga baik, lama-lama bisa merusak jiwa dan mental.
Kadang saya perlu 'sesuatu' yang bikin hidup saya mejikuhibiniu. No, its not about having 'someone' in my life. Cetek sekali rasanya kalo hanya karena ketidakberadaan seseorang membuat hidup saya ga berguna. Banyak hal yang terlewat ketika kita terlalu fokus dengan apa yang tidak kita punya.
Saya tidak ingin menghakimi siapapun. Pun tiap orang berhak untuk merasa hidupnya ga sempurna. Pilihan demi pilihan selalu ada kalo saya mau sedikit saja lebih berusaha. Bukan tidak mau. Bukan juga membela diri. Saya terkadang hanya terlalu fokus. Sampai saya lupa bahwa hal saya sukai, selain bisa membuat hidup saya lebih berwarna juga bisa membuat luka.
Warna dan luka itu.. resiko namanya.
Ketika saya memilih seharusnya saya sudah tau dia menyertai di belakang. Namun rencana Tuhan memang susah ditebak. Pilihan yang sudah dibuat bisa juga tidak berjalan mulus bagi sebagian orang. Merutuki. Menyesali. Mengumpat. Menyalahkan. Ketidaksesuaian harapan dengan kenyataan bisa saja muncul sewaktu-waktu. Mereka mungkin saja tidak bisa mengubah resiko yang ada. Tapi mereka pasti punya pilihan lain untuk membuat hidup jadi lebih hidup.
Dan disinilah saya berada. Untuk saya, Life is not about make a choice. Life is about receive and align risk with the choice that I made. So there will be no regrets and futility in my life.
Dan disinilah saya berada. Untuk saya, Life is not about make a choice. Life is about receive and align risk with the choice that I made. So there will be no regrets and futility in my life.
Subscribe to:
Posts (Atom)


