Showing posts with label kembali. Show all posts
Showing posts with label kembali. Show all posts

Monday, October 20, 2008

Aku pulang!


I'M HOMEEEEE!!!!

Kemana aja c chie?
Ko ga pernah posting lagi?
Ko ga pernah blogwalking lagi?
Kapan mau ngeblog lagi?
Sibuk skripsi y?

Tenang.. Tenang..
Daku tak kemana-mana.
Disini-sini aja.
Masih suka blogwalking juga.
Masih posting jg, di SINI dan di SINI.
Masih rajin YM-an juga.
Masih ngerjain skripsi juga, dan gw ga SEGITU SIBUK nya.

Jadi, pa kabar chie?
Jiaahh, kangen-kangenannya ntar dulu ah..

Sunday, June 29, 2008

Ia kembali..

Jakarta, 27 Juni 2008


Pukul 23.23

Tiba-tiba HP ku berbunyi. Suara Fergie yang menjadi ringtone HP ku mulai mengisi kesunyian malam dikamarku waktu itu. Aku mengambil HP yang tergeletak di atas tempat tidur. Akh, ada SMS masuk. Perlahan aku membukanya.

From : +6285624426***
Hmm, prasaan br kmrn gw pndh kbdg,, skrg udh beres2 pindahan.. Gw jd inget lu sempet ngs pas gw pamit pgn kbdg, he8x..

Hmm, ia datang. Aku terdiam sejenak. Mengapa ia masih ingat kejadian itu? Kejadian itu sudah 4 tahun yang lalu. Bahkan aku lupa kalau aku pernah menangis untuknya. Apakah kejadian itu begitu lucu?

Pukul 23.39

Tiba-tiba HP ku berbunyi lagi. Ternyata SMS masuk. Aku langsung membukanya.

From : +6285624426***
Gila, bahkan gw msh nyimpen tulisan tgn lu pas ptma x gw dtg krmh lu ma c ivan,, bagan geografi gt dah, ck8x

Aku kembali mengingat. Mengapa ia tidak pernah membuang tulisan tangan itu? Tulisan itu aku tulis 7 tahun yang lalu atau 8 tahun yang lalu. Akh, aku sudah lupa. Bahkan aku sendiri sudah membuangnya


Screensaver itu muncul lagi. Saat aku sedang lengah. Saat aku merasa nyaman dengan ketidakhadiran ia di kota ini. Sesaat aku merasa 4 tahun begitu cepat berlalu. 4 tahun yg dulu selalu aku nantikan kehadirannya. 4 tahun yang membuat semuanya berubah. Sepertinya luka ini kembali menganga. Perih. Tahukah ia?

Ketulusan. Sebuah janji yang ku tawarkan beberapa tahun lalu. Janji yang tidak pernah terucap. Aku tak meminta apapun darinya. Bahkan sedetik waktu yg ia punya. Namun sebuah kalimat yg keluar dari bibirnya serasa menohokku dari belakang.

"Kesabaranku udah abis buat ngadepin kamu!"

Tuhan, bahkan ia sudah tidak menginginkanku ada disisinya. Apa arti kesabaranku? Lalu mengapa ia masih menahanku? Rasa penyesalankah yang bisa membuatnya menahanku? Atau hanya karena rasa kasihan? Aku tidak butuh rasa kasihanmu! Ambil itu!

Aku bukan penjahat. Aku tidak ingin menahannya lebih lama lagi untuk bersabar. Aku rela melepasnya, hanya agar ia tidak merasa tersiksa berada di dekatku. Aku rela melepasnya, hanya agar ia bisa mendapatkan wanita seperti yang ia mau. Dan wanita itu, bukan aku!

Duri ini terlalu tajam dan dalam menusuk kulitku. Ia memang sudah mencabutnya. Sudah sangat lama ia mencabutnya. Tetapi bekas luka ini tidak pernah hilang. Tidak akan pernah bisa hilang.

Ia memang kembali. Namun ia tidak akan pernah bisa tenang, sampai bekas luka ini menghilang. Salahkah aku?



***
Its time to be a big girl now
And big girl don't cry

Fergie - Big girl don't cry